NTB - Eksekutifmedia.com. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, berkoordinasi langsung dengan sejumlah Duta Besar RI di negara-negara teluk dan Iran, seiring memanasnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi Warga Negara Indonesia (WNI), khususnya asal NTB, tetap aman dan terpantau di tengah memanasnya situasi di Timur Tengah.
"Sebagai kepala daerah, saya memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan warga NTB yang berada di luar negeri tetap dalam perlindungan negara, terlebih dalam situasi geopolitik yang berkembang seperti saat ini," kata Gubernur Iqbal dalam keterangan resmi, Senin (2/3/2026).
Mantan Duta Besar Turki ini mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian tanggung jawab moral kepala daerah terhadap warganya.
Iqbal mengatakan, komunikasi dilakukan dengan KBRI Teheran (Iran), KBRI Riyadh (Arab Saudi), KBRI Muscat (Oman), KBRI Abu Dhabi (Uni Emirat Arab), KBRI Manama (Bahrain), KBRI Doha (Qatar), serta KBRI Kuwait City.
Dia menyebut, seluruh perwakilan RI memastikan bahwa WNI yang terdata berada dalam pemantauan intensif melalui jaringan masyarakat Indonesia di masing-masing negara.
"Para Duta Besar memastikan bahwa seluruh WNI yang terdaftar dalam kondisi terpantau," kata Iqbal.
Para Duta Besar juga menyampaikan bahwa Rencana Kontinjensi telah diaktifkan sebagai langkah antisipatif apabila terjadi peningkatan eskalasi konflik.
Gubernur Iqbal pun mengimbau masyarakat di NTB yang memiliki anggota keluarga di kawasan Timur Tengah, untuk proaktif memastikan data keberadaan keluarganya tercatat di KBRI atau KJRI terdekat.
Apabila belum terdaftar, keluarga diminta segera menghubungi hotline resmi perwakilan RI di masing-masing negara.
"Kepada masyarakat NTB yang memiliki keluarga di kawasan tersebut, saya mengajak untuk tetap tenang," ujar Iqbal.
"Pastikan komunikasi dengan KBRI atau KJRI terus terjaga dan ikuti arahan resmi dari perwakilan RI," katanya lagi.
Lebih lanjut, Gubernur NTB memastikan bahwa pihaknya akan terus menjalin komunikasi secara berkala dengan para Dubes dan memantau perkembangan situasi global.
"Kami akan terus memantau dan berkoordinasi secara rutin. Pemerintah daerah tidak boleh abai terhadap situasi global yang berpotensi berdampak pada warga kita". (MTM)
0 Komentar