Maluku - Eksekutifmedia.com. Kota Ambon kembali melaksanakan Safari Ramadan ketiga, yang dipusatkan di Masjid Al-Ikhwan, RW 21 BTN Manusela, Negeri Batu Merah, Senin (2/3).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadhan Pemkot Ambon dalam menyambut dan memaknai bulan suci Ramadan bersama masyarakat.
Dalam sambutannya, Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Hari ini kita semua bisa berkumpul di halaman Masjid Al-Ikhwan dalam rangka Safari Ramadhan Pemerintah Kota Ambon. Ini bentuk syukur kita menyambut bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ungkapan syukur itu diwujudkan melalui berbagai langkah konkret, mulai dari imbauan menjaga ketertiban dan keamanan agar umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, hingga memastikan kualitas makanan dan minuman yang dijual selama Ramadan.
Menurutnya, Pemkot Ambon bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan pengujian terhadap sampel makanan dan minuman yang dijual di berbagai titik di Kota Ambon. Hasilnya, seluruh kuliner yang diuji dinyatakan memenuhi syarat dan layak konsumsi.
“Syukur alhamdulillah, kuliner-kuliner di Kota Ambon memenuhi standar dan aman untuk dikonsumsi. Ini bagian dari cara kita mensyukuri bulan suci Ramadan,” tandasnya.
Dalam rangkaian Safari Ramadhan tahun ini, Pemkot Ambon mengunjungi sedikitnya lima titik di wilayah kota untuk bertemu langsung dengan umat Islam. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun kebersamaan dan mempererat silaturahmi.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan penuh berkah.
Waattimena menekankan, pentingnya menjaga dan memperkuat toleransi antarumat beragama di Kota Ambon yang majemuk. Pemerintah, kata dia, terus memfasilitasi seluruh kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun kota yang inklusif.
“Semua yang dulakukan ini untuk mewujudkan visi besar membangun Kota Ambon yang Manise, inklusif, toleran dan berkelanjutan. Toleransi itu penting karena kita hidup di kota yang majemuk,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaku UMKM, khususnya para penjual takjil selama Ramadan. Menurutnya, membeli takjil dari pedagang lokal bukan hanya membantu perekonomian warga, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan.
“Paling tidak bapak ibu belanja takjil saja itu sudah membantu saudara-saudara kita yang menjual kuliner di Kota Ambon. Dampaknya besar sekali,” ujarnya.
Walikota berharap peningkatan ketakwaan umat Islam selama Ramadan dapat membawa dampak positif bagi kehidupan sosial di Kota Ambon. “Kalau ketakwaan semakin meningkat, saya yakin dan percaya orang tidak akan bikin kacau lagi. Ini potensi besar yang harus pemerintah dukung. Karena itu setiap tahun kita lakukan kegiatan seperti ini,” pungkasnya.
Usai sambutan, Walikota bersama Sekretaris Kota Robby Sapulette, Ketua TP-PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, dan Ketua DPRD Kota Ambon menyerahkan paket sembako kepada delapan perwakilan penerima. Secara keseluruhan, bantuan yang dibagikan berjumlah 100 paket sembako.
Turut hadir Ketua Baznas Kota, perwakilan Forkopimda Kota Ambon, jajaran OPD, tokoh masyarakat, serta rohaniawan.(Mg-1) (MTM)
0 Komentar