Pemerintah Kabupaten Indramayu mulai bersiap menyambut wacana kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan yang tengah digodok Pemerintah Pusat. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah ketidakpastian situasi geopolitik Timur Tengah.
Indramayu - Eksekutifmedia.com. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah efisiensi tersebut dan kini sedang mematangkan skema teknis agar pelayanan publik tetap berjalan optimal meski pegawai bekerja dari rumah.
Menariknya, Bupati Lucky Hakim memberikan bocoran mengenai jadwal pelaksanaan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Indramayu. Berbeda dengan tren umum yang biasanya meletakkan hari fleksibel di akhir pekan, Lucky mempertimbangkan untuk menerapkan WFH pada hari Rabu.
Menurutnya, pemilihan tengah pekan dinilai lebih efektif untuk menjaga ritme kerja dan efisiensi energi tanpa mengganggu produktivitas pelayanan masyarakat yang biasanya memuncak di awal dan akhir pekan.
”Kebijakan WFH ASN akan kita terapkan karena memang perlu untuk penghematan, tapi tidak di hari Jumat, mungkin di hari Rabu,” ujar Lucky Hakim usai memimpin apel di Alun-alun Indramayu, Senin (30/3/2026).
Saat ini, Pemkab Indramayu masih menunggu aturan teknis resmi dari Pemerintah Pusat sebagai payung hukum utama, namun persiapan internal terus dilakukan agar transisi sistem kerja baru ini dapat segera dijalankan begitu instruksi diturunkan. (MTM)
0 Komentar