Bupati Lucky Hakim Instruksikan Pemulangan 7 Pekerja Asal Indramayu yang Telantar di Papua

Indramayu - Eksekutifmedia.com. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu segera memulangkan tujuh pekerja asal Indramayu yang telantar di Merauke, Papua Selatan.

Instruksi tersebut menindaklanjuti beredarnya rekaman video di media sosial yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan ketujuh pekerja yang diduga ditelantarkan mandornya di perantauan.

Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu, Endang Ismiati, mengatakan, jajarannya langsung bergerak cepat menindaklanjuti instruksi itu untuk dapat memulangkan mereka ke Kota Mangga sesegera mungkin.

Pihaknya pun turut menggandeng Dinas Sosial (Dinsos) hingga Baznas Kabupaten Indramayu untuk menyiapkan seluruh biaya akomodasi dan transportasi kepulangan para pekerja tersebut dari Papua ke Kabupaten Indramayu.

"Berbekal informasi dari unggahan video di media sosial, kami melacak mereka hingga berhasil terhubung dengan seorang pekerja bernama Catu Wijaya dari Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu," kata Endang Ismiati dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/4/2026).

Ia mengatakan, berdasarkan informasi sementara diketahui Catu Wijaya dan enam rekannya mulanya berangkat ke Papua dari Indramayu untuk bekerja di proyek bangunan.

Namun, upah layak yang dijanjikan hanya menjadi angan-angan, karena hak tujuh pekerja itu tidak dibayarkan sesuai kesepakatan, bahkan sang mandor justru menghilang meninggalkan mereka tanpa kepastian.

Hingga kini, pihaknya masih memantau kondisi mereka di Papua secara intensif agar proses pemulangan ke Kabupaten Indramayu berjalan lancar tanpa kendala apapun termasuk hambatan administratif.

"Atas perintah Pak Bupati Lucky, kami langsung mencari keberadaan mereka, dan alhamdulillah sudah bisa menghubungi Pak Catu, sekarajy tinggal menunggu kesiapan untuk dipulangkan ke Indramayu," ujar Endang Ismiati.

Ia menyampaikan, saat ini tujuh pekerja itu masih berada di Merauke untuk mengupayakan penyelesaian upah yang menjadi haknya meski Disnaker, Dinas Sosial, dan Baznas telah siap sepenuhnya untuk memulangkan mereka.

Endang memastikan, pemerintah daerah tidak akan menunda proses kepulangan ketujuh pekerja tersebut, dan langsung memesankan tiket pesawat setelah menyatakan kesiapannya.

"Kami berharap, urusan hak gaji para pekerja di Merauke segera tuntas, sehingga bisa secepatnya pulang ke Indramayu, dan kembali ke keluarganya dalam keadaan selamat," kata Endang Ismiati. (MTM)


0 Komentar