Indramayu - Eksekutifmedia.com. Kepala BPS Jabar, Margaretha Ari Anggorowati, melakukan kunjungan kerja ke BPS Kabupaten Indramayu pada Selasa (3/3). Didampingi oleh Kabag Umum BPS Jabar, Toto Abdul Fatah, kunjungan ini dilakukan dalam rangka pencanangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim.
Sebelum menghadiri acara, Margaretha Ari menyempatkan diri berkunjung ke kantor BPS Kabupaten Indramayu. Beliau meninjau beberapa ruangan kantor dan bertemu dengan seluruh pegawai. Pada kesempatan tersebut, beliau memberikan motivasi kepada seluruh pegawai agar memiliki strategi dalam setiap pekerjaan. "Perkerjaan di BPS itu sangat berat dan banyak. Kita semua harus punya strategi supaya pekerjaan itu dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu," jelas beliau.
Kegiatan dilanjutkan dengan menghadiri acara pencanangan SE2026 oleh Bupati Indramayu. Bertempat di Ruang Ki Tinggil Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD, Forkopimda, perwakilan Perangkat Daerah, Camat, perwakilan pimpinan cabang bank, dan perwakilan dari perguruan tinggi.
Margaretha Ari menyampaikan paparan terkait dengan gambaran umum kegiatan SE2026. “Data hasil SE2026 membantu pelaku usaha untuk mengidentifikasi wilayah dengan tingkat Operating Profit Margin tertinggi, sehingga mempermudah dalam menentukan lokasi usaha yang potensial dan menguntungkan,” jelas beliau.
Sementara itu, Bupati Indramayu dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan sensus yang dilakukan setiap 10 tahun sekali pasti akan memotret lonjakan yang luar biasa di dunia usaha. “Dahulu mungkin tidak ada usaha-usaha online, tapi sekarang justru usaha online yang mendominasi. Ini tentunya menjadi tantangan besar bagi BPS yang melakukan pendataan secara door-to-door. BPS sungguh luar biasa karena dari data itulah lahir kebijakan-kebijakan yang tepat sasaran untuk menyejahterakan masyarakat. Parameternya sangat jelas,” tegas beliau.
Dengan dicanangkannya SE2026 di Kabupaten Indramayu, diharapkan seluruh pihak dapat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus ini. Kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, perbankan, akademisi, hingga masyarakat menjadi kunci utama dalam menyukseskan pendataan yang komprehensif dan akurat. (MTM)
0 Komentar