Jakarta - Eksekutifmedia.com. Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyampaikan penghormatan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memahami isu-isu global. Ia pun menyampaikan belasungkawa atas gugurnya 3 prajurit Indonesia dalam misi perdamaian di Lebanon.
"Saya ingin menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada anggota militer Indonesia yang berpartisipasi dalam operasi perdamaian di Lebanon yang telah meninggal dunia akibat ledakan," kata Presiden Lee dikutip keterangan Biro Sekretariat Presiden.
Lebih lanjut, Presiden Lee menyampaikan terima kasih atas kunjungan kenegaraan Prabowo, sekaligus menegaskan komitmen terus memperkuat kemitraan strategis kedua negara. Pertemuan ini penting untuk mempererat kerja sama bilateral sekaligus memperkuat peran kedua negara sebagai kekuatan menengah yang berkontribusi pada stabilitas dan perdamaian global.
"Atas nama rakyat Korea, saya menyambut kunjungan kenegaraan Yang Terhormat Presiden Prabowo ke Korea," ujarnya.
3 Prajurit TNI Gugur
Seorang prajurit TNI yang meninggal dunia pada Minggu (29/03) bernama Farizal Rhomadhon dengan pangkat prajurit kepala.
Praka Farizal merupakan personel yang tergabung dalam pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL. Insiden pada Minggu (29/03) juga mencederai tiga prajurit, yakni Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.
Kemudian, pada Senin (30/3), TNI mengonfirmasi lagi dua prajurit gugur di wilayah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Keduanya adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Di saat yang sama, dua prajurit yang mengalami luka-luka adalah Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto. (MTM)
0 Komentar