Biosekuriti yang Bagus Kunci Sukses Peternakan Dompu

Dompu - Eksekutifmedia.com. Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah pemasok ternak unggulan di Indonesia.

Kesehatan ternak asal Dompu disebut terjamin aman untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha setiap tahunnya, termasuk untuk pengiriman ke wilayah Jabodetabek.

Kepercayaan daerah lain terhadap kualitas dan kesehatan ternak asal Dompu juga terus meningkat dari tahun ke tahun.

Hal itu terlihat dari bertambahnya kuota pengiriman ternak keluar daerah yang diberikan kepada Kabupaten Dompu.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, drh. Mujahidin, mengatakan sistem peternakan di Dompu kini semakin maju dengan penerapan pola peternakan intensif yang mulai dijalankan para peternak.

“Sistem peternakan kita selangkah lebih maju sekarang, karena adanya sistem intensif itu. Paling harus dimulai oleh peternak sekarang itu adalah biosecurity,” ujarnya, Kamis, 7 Mei 2026.

Menurutnya, penerapan biosecurity menjadi hal paling penting dalam mencegah penyebaran penyakit hewan sejak dini.

“Biosecurity sangat penting, karena dari biosecurity lah semuanya bermula. Penularan penyakit dan segala macamnya bisa kita antisipasi lebih awal dengan biosecurity yang bagus,” katanya.

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas kesehatan ternak menjadi salah satu alasan tingginya permintaan ternak asal Dompu di berbagai daerah, terutama menjelang Idul Adha.

Untuk kuota keseluruhan pengiriman ternak keluar daerah, Kabupaten Dompu tahun ini memperoleh alokasi sebanyak 13.500 ekor. Jumlah itu meningkat dibanding tahun 2025 yang hanya sebanyak 11 ribu ekor.

Sementara khusus kebutuhan Idul Adha di wilayah Jabodetabek, kuota pengiriman juga mengalami lonjakan signifikan. Jika tahun 2025 hanya sebanyak 600 ekor, kini meningkat menjadi 2 ribu ekor.

Dalam setiap proses pengiriman ternak keluar daerah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu menerapkan pemeriksaan kesehatan secara berlapis guna memastikan ternak yang dikirim benar-benar sehat dan layak.

Selain pemeriksaan dari dinas terkait, ternak juga kembali diperiksa oleh pihak balai karantina selama proses perjalanan menuju daerah tujuan. Kabupaten Dompu sendiri selama 10 tahun terakhir telah dinyatakan bebas dari penyakit zoonosis seperti antraks. Bahkan saat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) melanda berbagai daerah di Indonesia pada tahun 2022, Kabupaten Dompu tercatat nol kasus PMK.

Kondisi tersebut semakin memperkuat kepercayaan daerah lain terhadap kualitas dan keamanan ternak asal Dompu untuk kebutuhan konsumsi maupun hewan kurban. (MTM)


0 Komentar