Pemkab Lombok Tengah, Latih UMKM Tembus Ritel Modern

Lombok Tengah - Eksekutifmedia.com. Kabupaten Lombok Tengah terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Salah satunya melalui kolaborasi pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk yang diikuti puluhan pelaku UMKM, sebagai langkah strategis membuka akses ke ritel modern.

Sebanyak 50 pelaku UMKM dilibatkan dalam program ini, setelah sebelumnya dinyatakan memenuhi sejumlah kriteria dasar, baik dari sisi legalitas usaha maupun kualitas produk. Proses kurasi dilakukan secara bertahap, mulai dari pengajuan administrasi, seleksi produk, hingga masa uji coba penjualan selama tiga bulan sebelum dievaluasi lebih lanjut.

Bupati Lombok Tengah, Pathul Bahri, menegaskan bahwa upaya membawa produk UMKM masuk ke ritel modern tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, setiap produk harus melalui proses seleksi dan kurasi yang ketat agar benar-benar layak bersaing di pasar modern.

“Bagaimana caranya produk UMKM ini bisa menjajakan produknya di ritel modern, tentu harus melalui proses. Sebelumnya kita kurasi dulu, sehingga produk kita memang layak dijual di ritel modern,” ujarnya Rabu, 6 Mei 2026.

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah, Baiq Yuliana, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai pelatihan ini menjadi langkah penting untuk mendorong UMKM lokal naik kelas.

Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi UMKM selama ini adalah menyesuaikan diri dengan sistem dan mekanisme kerja sama di ritel modern, mulai dari standar produk hingga tata kelola administrasi.

“Melalui pelatihan ini, pelaku UMKM dibekali pemahaman yang lebih komprehensif, baik dari sisi operasional maupun administrasi, sehingga mereka lebih siap masuk ke pasar ritel modern,” ujarnya.

Lebih lanjut, pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan, termasuk mendorong pembentukan kelembagaan UMKM. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah akses pelaku usaha lokal dalam menembus pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.

"Kami yakin produk-produk UMKM lokal tidak hanya mampu bersaing di tingkat daerah, tetapi juga menembus jaringan ritel modern secara lebih luas," ujarnya. (MTM)

0 Komentar