Lombok Tengah - Eksekutifmedia.com. Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, mendorong penerapan sistem digital, termasuk QRIS, dalam pengelolaan parkir guna menekan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD). Kebijakan ini juga disertai penekanan pada aspek keamanan di setiap titik parkir.
Menurut Lalu Pathul Bahri, pemerintah daerah bersama pihak ketiga perlu melakukan pengawasan ketat terhadap pengelolaan parkir. “Ini bukan saja soal kebocoran, tapi juga soal keamanan. Karena itu, di titik-titik parkir perlu dipasangkan CCTV agar bisa dimonitor,” ujarnya.
Ia menjelaskan,
penggunaan sistem digital seperti QRIS dinilai efektif untuk meminimalisir
potensi kebocoran retribusi parkir. “Pakai QRIS itu bagus untuk menghindari
kebocoran, kita harus beradaptasi. Ini sudah kita pikirkan,” katanya.
Ia menegaskan inovasi
dalam pengelolaan parkir menjadi kebutuhan mendesak. Ia meminta Dinas
Perhubungan untuk lebih progresif dalam menghadirkan sistem yang modern dan
transparan. “Saya sudah pesan Dinas Perhubungan untuk berinovasi dan harus
lebih maju ke depan,” tandasnya.
0 Komentar