Kemendikdasmen Berkomitmen Temukan Keseimbangan Sekolah Negeri dan Swasta

Jakarta - Eksekutifmedia.com. Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya untuk menemukan keseimbangan yang berkeadilan dalam pendidikan antara peran negara melalui sekolah negeri dan peran masyarakat melalui sekolah swasta. Tujuannya adalah agar setiap murid, tanpa memandang status sekolahnya, mendapatkan hak, fasilitas, dan kualitas pendidikan yang setara untuk masa depan mereka.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, di Surabaya, beberapa waktu lalu. 

Menurut Fajar, dunia pendidikan nasional tidak boleh melupakan sejarah perjuangan masyarakat sipil, di mana sekolah swasta telah lahir dan mencerdaskan kehidupan bangsa jauh sebelum indonesia merdeka.

“Dalam usulan revisi undang-undang sistem pendidikan nasional (RUU Sisdiknas) yang sedang dibahas bersama Komisi X DPR, Kemendikdasmen memperjuangkan pergeseran paradigma yang mendasar di mana sekolah swasta tidak lagi diposisikan sebagai pelengkap, melainkan sebagai mitra strategis bagi negara dalam membangun insan cendekia, “ungkapnya. 

Menurut Fajar, dalam usulan RUU Sisdiknas yang sedang dibahas, kelompok masyarakat tidak lagi dianggap sebagai kelompok penyelenggara pendidikan tetapi sebagai mitra strategis yang sifatnya sejajar dengan negara.

Atas dasar itu, Wamen Fajar menambahkan, keseimbangan peran tersebut diwujudkan dalam tindakan afirmatif yang menyentuh langsung nasib para guru di daerah. Melalui regulasi baru, guru  di sekolah swasta yang lolos seleksi PPPK kini diperbolehkan untuk kembali mengajar di sekolah asal agar kualitas pembelajaran murid di sekolah tersebut tidak menurun akibat kekurangan tenaga pendidik terbaik.

Beberapa waktu sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, mengapresiasi kontribusi lembaga pendidikan swasta dalam mendukung upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, kehadiran dan peran aktif satuan pendidikan yang dikelola masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Sejak awal saya dilantik sebagai Menteri, ketika ditanya mengenai pendidikan swasta, bagi saya swasta adalah mitra. Itu prinsip yang saya pegang teguh,” ujar Mendikdasmen  di Semarang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pandangan tersebut sejalan dengan visi Kemendikdasmen untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua dengan Partisipasi Semesta. Dalam kerangka tersebut, berbagai elemen masyarakat didorong untuk turut mengambil peran dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Mendikdasmen juga menekankan pentingnya peran berbagai organisasi dan lembaga pendidikan masyarakat, seperti Yayasan Abul Yatama, Muhammadiyah, Ma’arif, dan lembaga lainnya yang selama ini turut memberikan layanan pendidikan berkualitas kepada masyarakat.

“Kita mengombinasikan berbagai kekayaan intelektual yang berkembang di Barat, di Timur Tengah, dan di tanah air kita. Kita kombinasi bersama menjadi kebijakan nasional yang bermanfaat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun generasi Indonesia yang hebat dan kuat,” tambahnya. (MTM)


0 Komentar