Lombok Barat - Eksekutifmedia.com. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh kepala desa se-Kecamatan Lingsar yang digelar di Kantor Camat Lingsar, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat, Asisten I Setda Lombok Barat, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Lingsar, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Lingsar.
Menurutnya, seluruh usulan pembangunan desa harus terintegrasi dalam program Sejahtera dari Desa yang menjadi pintu masuk utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Melalui mekanisme tersebut, seluruh aspirasi masyarakat akan dihimpun melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), kemudian dibahas secara berjenjang hingga tingkat kabupaten.
“Semua permasalahan dan kebutuhan masyarakat harus masuk melalui sistem Sejahtera dari Desa. Dengan begitu, usulan pembangunan dapat terdata dengan baik dan menjadi dasar bagi seluruh OPD dalam menyusun program serta kegiatan pembangunan,” ujarnya.
Bupati menambahkan bahwa konsep Sejahtera dari Desa menempatkan partisipasi masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan. Karena itu, setiap usulan yang diajukan harus berasal dari hasil musyawarah masyarakat di desa sehingga pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berkomitmen mengakomodasi sebanyak mungkin usulan desa ke dalam program pembangunan daerah. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat efektivitas perencanaan pembangunan sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat terlayani secara optimal.
Selain membahas pembangunan infrastruktur, Bupati juga menyoroti sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian pemerintah daerah, seperti percepatan penanganan stunting, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, penguatan sektor pertanian, pembaruan data masyarakat, serta penanganan rumah tidak layak huni (RTLH).
“Saya meminta kepada seluruh kepala desa agar memastikan tidak ada lagi warga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Jika masih ditemukan, segera usulkan sehingga pemerintah dapat mencarikan solusi dan langkah penanganannya,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya deteksi dini terhadap berbagai persoalan masyarakat, termasuk persoalan harga hasil pertanian, pelayanan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah desa dan pemerintah daerah akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Batu Kumbung, H. Wirya Adi Saputra, yang menjadi salah satu peserta rakor, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, forum tersebut menjadi sarana yang sangat efektif bagi kepala desa untuk menyampaikan berbagai persoalan secara langsung kepada Bupati dan jajaran OPD terkait.
“Alhamdulillah, hari ini kami para kepala desa dapat bersilaturahmi langsung dengan Bapak Bupati beserta jajaran OPD. Banyak persoalan yang selama ini mungkin mengalami kendala dalam penyelesaiannya dapat langsung kami sampaikan dan mendapatkan respons serta solusi dari beliau,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala agar komunikasi antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten semakin kuat serta menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai program dan usulan yang telah disampaikan sebelumnya.
“Harapan kami, pertemuan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala sehingga menjadi ruang koordinasi yang efektif antara pemerintah desa dengan pemerintah kabupaten dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat,” tutupnya.
Melalui rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa semakin kuat sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (MTM)
0 Komentar