Bima - Eksekutifmedia.com. Kegiatan Selasa Menyapa Sesi II di Kecamatan Wawo menjadi momentum penting bagi Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima dalam memperkuat peran organisasi sebagai mitra pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selama dua hari pelaksanaan di Desa Raba dan Desa Kombo, TP PKK Kabupaten Bima menghadirkan beragam program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pembinaan kader, peningkatan literasi, pelayanan kesehatan, pencegahan stunting, hingga edukasi ketahanan pangan.

Kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Bupati Bima Ady Mahyudi, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi yang meninjau pelaksanaan seluruh kegiatan TP PKK di lapangan.

Sekretaris TP PKK Kabupaten Bima, Sahadatul Ummi, ST mengatakan, seluruh unsur organisasi mulai dari Sekretariat hingga Pokja I, II, III, dan IV menjalankan program sesuai bidang masing-masing dengan melibatkan kader PKK desa dan masyarakat.

"Sekretariat TP PKK mengawali kegiatan melalui gerakan penanaman bibit pohon buah bersama kader PKK sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga. Selain itu, dilakukan pembinaan kader Dasawisma agar semakin optimal menjalankan tugas di tengah masyarakat," ucapnya, Senin 22 Juni 2026.

Pokja I memberikan pembinaan organisasi melalui sosialisasi program kerja kepada pengurus PKK tingkat kecamatan dan desa agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK semakin efektif dan tepat sasaran.

Sementara Pokja II menghadirkan kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bima, digelar panggung literasi untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Selain itu, dilakukan pembinaan Program Gelari Pelangi, sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun, pembinaan kelompok UP2K sebagai upaya memperkuat ekonomi keluarga, serta sosialisasi PAUD Holistik Integratif dan Bina Keluarga Balita.

Di bidang ketahanan pangan, Pokja III mengajak masyarakat menerapkan pola konsumsi yang sehat melalui sosialisasi Stop Boros Pangan. Peserta juga diajak mempraktikkan pembuatan makanan bergizi berupa puding labu kuning dan puding daun kelor sebagai menu tambahan bagi balita stunting. Seluruh hasil olahan kemudian dibagikan kepada balita dan masyarakat yang hadir.

Pokja IV memusatkan kegiatan pada peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Berbagai kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan kelas ibu hamil, kelas ibu balita, sosialisasi Gerakan Keluarga Sehat Tanggap Tangguh Bencana, pelayanan KB bergerak, penyuluhan kesehatan reproduksi, hingga edukasi perencanaan keluarga sehat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap penanganan stunting, TP PKK Kabupaten Bima menyerahkan 10 paket bantuan Genting berupa telur dan biskuit kepada balita stunting. Sementara DP3AP2KB Kabupaten Bima menyalurkan 25 paket bantuan telur kepada keluarga berisiko stunting, ditambah dua paket bantuan dari Pokja IV.

Pelayanan KB bergerak juga berhasil melayani 29 akseptor melalui pelayanan KB implan dan KB suntik. Di sisi lain, masyarakat mendapatkan edukasi keselamatan melalui simulasi penanganan kebakaran kompor gas yang dipandu oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bima.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi masyarakat, panitia juga menyediakan berbagai doorprize bagi peserta yang aktif mengikuti sosialisasi dan mampu menjawab pertanyaan dari para narasumber.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Bima berharap sinergi antara pemerintah daerah, kader PKK, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan desa. Berbagai program yang dilaksanakan diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, serta kesejahteraan keluarga di Kabupaten Bima. (MTM)