Bali - Eksekutifmedia.com. Sejumlah pejabat di lingkup Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana resmi berganti. Salah satunya, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) yang kini dijabat Kolonel Inf Amrizal Nasution menggantikan Kolonel Inf Widi Rahman. Serah terima jabatan (Sertijab) yang dipimpin Pangdam Mayjen TNI Piek Budyakto berlangsung di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Jumat (1/5/2026).
"Rotasi jabatan adlah upaya untk mendorong peningkatan kualitas kepimpinan dan kinerja satuan," ujar Piek Budyakto dalam siaran pers.
Selain Kapendam beberapa pejabat yang berganti yakni, pejabat Aslog Kasdam IX/Udayana yang sebelumnya dipimpin Kolonel Inf Ardi Sukatri kini dipimpin Kolonel Inf Is Abul Rasi.
Kemudian, Kepala Informasi dan Pengolahan Data Komando Daerah Militer (Kainfolahtadam) IX/Udayana dari Kolonel Inf Komang Agus digantikan Kolonel Inf Kadek Abriawan.
Komandan Kompi Kavaleri Komando Ksatria Anuraga (Dankikav KKV) IX/Udayana yang berlokasi di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), dari sebelumnya Kapten Kav Fredy Anggriawan, kini dilanjutkan oleh Kapten Kav Muhammad Azhar.
Tak hanya empat pejabat tersebut, Pangdam Udayana juga menyampaikan selamat kepada pejabat baru lainnya di Kasrem 161/Wira Sakti. Yakni, Kolonel Inf Albertus Yostina David A, Kolonel Inf I Made Alit Yudana sbgi Kasrem 162/Wira Sakti.
Kasipers Kasrem 161/Wira Sakti yg dipimpin Kolonel Inf Ismulyono Triwidodo, Kasi Intel Kasrem 163/Wira Satya dipimpin Letkol Inf Jenris Yulmal Vinas, serta Kasipers Kasrem 162/Wira Bakti diemban Letkol Inf Sutikno.
"Saya berharap seluruh pejabat baru mampu berinovasi serta meningkatkan profesionalisme guna kemajuan Kodam IX/Udayana," sambung Piek.
Pangdam meminta seluruh pejabat yang baru semakin memperkuat soliditas organisasi serta kesiapan Kodam IX/Udayana dalam menjawab tantangan hingga menjaga stabilitas wilayah teritorialnya.
Ia menyampaikan arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait dukungan program strategis nasional dalam hal pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, sehat, dan cerdas untk Generasi Emas 2045.
"Masyarakat tidak perlu cemas terkait kebutuhan pokok, khususnya sektor energi. Saat ini, kondisi dipastikan aman dan terkendali," tandas Piek Budyakto. (MTM)
0 Komentar