Bekasi - Eksekutifmedia.com. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono memangkas jumlah kendaraan pengiring aktivitas kedinasan dari semula tiga unit rangkaian menjadi hanya satu kendaraan sebagai implementasi kebijakan efisiensi.
"Saya mulai hari ini menggunakan satu kendaraan dinas bersama para staf. Sebelumnya ada tiga rangkaian kendaraan yang mengiringi, sekarang cukup satu kendaraan saja," katanya di Bekasi, Rabu.
Langkah tersebut merupakan bentuk efisiensi yang perlu diterapkan dalam lingkungan kerja pemerintahan. Penggunaan kendaraan secara berlebihan dengan iring-iringan yang tidak diperlukan dan perlu dikurangi.
"Efisiensi seperti inilah yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kerja. Tidak perlu ada iring-iringan kendaraan," katanya.
Tri mulai Senin hingga Jumat menggunakan kendaraan dinas jenis Hiace bersama para staf untuk menjalankan tugas pemerintahan. Sementara Jumat hingga Minggu, ia tetap menggunakan kendaraan pribadi karena lebih banyak melakukan kegiatan langsung di tengah masyarakat.
"Pada akhir pekan saya tetap menggunakan kendaraan sendiri karena biasanya langsung bertemu masyarakat, menghadiri undangan warga maupun kegiatan lainnya," ucapnya.
Pemakaian kendaraan pribadi pada akhir pekan itu sekaligus untuk mengantisipasi akses jalan menuju lingkungan permukiman warga yang tidak selalu memungkinkan dilintasi menggunakan kendaraan besar.
Ia menegaskan kebijakan tersebut bukan semata-mata untuk menghemat biaya bahan bakar minyak (BBM) melainkan juga sebagai upaya mengurangi jumlah kendaraan yang beriringan dalam setiap kegiatan kedinasan.
"Bukan persoalan biaya BBM-nya tetapi bagaimana kita mengurangi kendaraan yang beriringan terlalu banyak di jalan. Dengan satu kendaraan bersama, pekerjaan tetap berjalan efektif dan lebih sederhana," ucapnya.
Dirinya turut mengimbau para camat hingga lurah di Kota Bekasi untuk menerapkan pola yang sama saat menghadiri rapat maupun agenda kedinasan lain di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
"Kalau ada rapat di kantor Pemkot, saya sarankan camat menggunakan satu kendaraan bersama para lurahnya. Jadi berangkat dan pulang bersama dalam satu mobil," ujarnya.
Pemerintah Kota Bekasi juga menerapkan kebijakan 'Work From Home' (WFH) setiap hari Jumat sebagai bagian dari langkah efisiensi. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi konsumsi listrik di perkantoran serta menekan penggunaan kendaraan bermotor.
"Dengan penerapan WFH setiap Jumat, kita bisa melakukan efisiensi penggunaan listrik di kantor sekaligus mengurangi mobilitas kendaraan dinas yang tidak diperlukan," kata dia. (MTM)
0 Komentar