APBD HARUS BERDAMPAK NYATA BAGI MASYARAKAT!

NTB - Eksekutifmedia.com. Gubernur Nusa Tenggara Barat menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan sekadar dokumen keuangan formal, melainkan instrumen utama untuk menghadirkan kesejahteraan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB dengan agenda Persetujuan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2025, Rabu (22/7).

Capaian Pelaksanaan APBD TA 2025:

- Realisasi Pendapatan Daerah: 99,79%

- Realisasi Belanja Daerah: 93,14%

Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil (performance-oriented budgeting). Fokus utama ke depan meliputi:

- Penguatan perencanaan & penganggaran berbasis kinerja.

- Penataan, inventarisasi, dan optimalisasi aset daerah.

- Percepatan pembangunan infrastruktur penunjang konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

- Penekanan SiLPA yang tidak produktif melalui evaluasi berkelanjutan.

Sinergi yang kuat antara Eksekutif dan Legislatif menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan demi Nusa Tenggara Barat yang lebih maju. (MTM)


0 Komentar