Banten - Eksekutifmedia.com. PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tangerang terus menunjukkan jangkauan yang luas. Hingga saat ini, sekitar 1,6 juta masyarakat Kabupaten Tangerang tercatat telah mengikuti program tersebut.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni turun langsung meninjau pelaksanaan CKG yang dirangkaikan dengan kegiatan penanganan stunting dan pemeriksaan Tuberkulosis (TBC) di Kecamatan Mauk.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan masyarakat melalui deteksi dini penyakit. Sekaligus mencegah persoalan kesehatan sejak awal, termasuk stunting dan TBC.
Menurut Maesyal, pada kegiatan di Kecamatan Mauk terdapat tiga layanan kesehatan yang dilaksanakan secara bersamaan, yakni CKG, pemeriksaan terkait stunting, serta pemeriksaan TBC.
Program serupa, kata dia, akan terus diperluas ke berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang. Bahkan, rencananya kegiatan tersebut akan dilaksanakan pekan berikutnya di lokasi yang berbeda.
“Ini menunjukkan perhatian terhadap derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang sangat besar,” katanya.
Sementara itu, Andra Soni mengatakan program CKG merupakan salah satu program yang terus didorong pelaksanaannya di seluruh wilayah Provinsi Banten.
Dia mengungkapkan, target pelaksanaan CKG di Provinsi Banten sebesar 46 persen dari jumlah penduduk kini telah terlampaui. Hingga saat ini, sekitar 48 persen atau setara 6,2 juta warga Banten telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
“Target kita 46 persen dari jumlah penduduk Provinsi Banten, hari ini sudah mencapai 48 persen atau setara dengan 6,2 juta warga Banten,” ungkap Andra Soni.
Selain memantau CKG, Andra Soni juga mengapresiasi langkah Pemkab Tangerang dalam menangani stunting melalui pemberian makanan bergizi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program tersebut memberikan bantuan makanan bergizi berupa telur, ikan, dan ayam yang dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan.
Inovasi tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap penurunan angka stunting di Kecamatan Mauk yang sebelumnya menjadi salah satu wilayah dengan angka stunting cukup tinggi.
“Dengan adanya inovasi ini, alhamdulillah mengalami penurunan yang drastis,” tuturnya.
Andra Soni menegaskan, CKG tidak hanya bertujuan menemukan penyakit, tetapi juga menjadi langkah preventif agar persoalan kesehatan dapat diketahui dan ditangani lebih awal sebelum berkembang menjadi lebih serius.
Dari pelaksanaan program tersebut, kata dia, masih ditemukan sejumlah masyarakat yang memiliki risiko kesehatan, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.
“Upaya ini kita lakukan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Cek kesehatan gratis diperlukan sebagai upaya preventif dan pencegahan,” jelasnya. (MTM)
0 Komentar